Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 021 - Tomoe malam itu

Benar benar menyedihkan. Sebaiknya waka sedikit lebih lembut.

Dengan dia yang seperti itu, dalam generasi Koumon-sama dia akan menjadi tipe orang tua yang suesungguhnya.

koumon-dono yang bijaksana dan intelektual lebih sesuai dengan seleraku.

Jika aku berpikir seperti itu maka pemeran dalam kenangan waka sesuai dengan seleraku.

Aku ingin waka untuk tetap menggunakan kepalanya untuk beberapa masalah sedikit.

Mengenai masalah guild dan masalah pasar juga, waka memperhatikan keduanya tapi dia berusaha mengabaikannya.

Jika dia melakukan itu maka tidak akan ada insiden dan tidak akan terjadi apa-apa. Jika bukan karena kesungguhanku, aku tidak tahu apa yang akan terjadi.

Ini buruk. Kita tidak akan bisa mereformasi dunia. ‘itu akan berakhir dengan sesuatu yang kecil’ dan aku tidak akan bisa mengeluarkan katanaku.(TL Note: dia ingin ada insiden besar)

Meskipun akhirnya aku berhasil mendapatkan sesuatu yang serupa dengan bantuan tetua dwarf, tunggu itu terlalu panjang, eldwarfs singkatnya.

Mio telah melakukan pekerjaan yang baik dengan tingkah lakunya yang bodoh. Itu benar-benar seperti ‘Hachibe-san’, ceroboh dan dengan peralatan yang sederhana tapi merupakan seseorang yang tidak bisa kamu anggap remeh.

Dan sekarang jika waka serius, kita akan bisa memasuki ‘Arc Reformasi Dunia’ tanpa masalah.

Tapi sekarangaku malah dibuat untuk melakukan pengawalan malam di kereta sambil menyembunyikan kehadiranku.

Menyedihkan juga karena aku tidak akan bisa makan tapi malam ini adalah malam dimana aku bisa mengharapkan sebuah perkembangan terjadi.

Ketika aku berpikir seperti itu, fumu, aku merasa harus berterima kasih kepada waka atas perintah ini.

Bagaimanapun, aku masih menyelidiki bagaimana cara menghasilkan nasi mentah(beras), dan keterampilan sumpitku masih belum memuaskan. Mengenai katana, aku masih menyelidiki secara saksama, pedang yang kumiliki sekarang adalah pedang berbentuk katana yang ketajamannya terkonsentrasi di satu sisi.

Dasar pembuatan katana masih di tengah penyelidikan yang butuh ketelitian sehingga mau bagaimana lagi. Waka telah pergi bersama orang tuanya beberapa kali ke sebuah kota bernama Seki untuk ‘festival Hamono’ dan telah tinggal di sana. Aku akan mencoba menyelidiki kenangan yang berhubungan dengan masa itu untuk mendapatkan pengetahuan yang aku inginkan.

Dia adalah penyelamat, waka adalah orang dengan banyak pengetahuan lain. Sepertinya dia tipe yang akan menyelidiki hal-hal yang diminatinya. dia memulai penyelidikannya dari nol, benar-benar kebiasaan yang sesuai denganku. Aku bersyukur serta terima kasih-ja no.

Di saku dadaku ada ‘Sumpit milikku’ tapi aku masih kurang terampil untuk menggunakannya.

Seperti yang aku pikir, makanan pertamaku harus benar-benar menjadi makanan dengan gaya Jepang. Dan suatu hari nanti aku bisa memamerkan keahlianku dengan sumpit yang menyaingi pisau dan garpu.

Dengan cara yang tajam dan megah!

Seperti yang aku pikir, aku harus meningkatkan kemampuan orc yang mengkhususkan diri dalam membuat makanan bergaya Jepang. Sehingga ketika aku merasa ingin makan makanan ala Jepang aku tidak perlu meminta waka untuk membuatnya. Meminta waka untuk membuatnya, seperti yang diharapkan, sedikit terlalu banyak kelonggaran untukku yang seorang budak.

Aku melirik kargo.

Buah-buah yang ada di Asora. Tampaknya makanan mereka sama persis dari dunia waka. Jadi waka memutuskan apakah mereka bisa dimakan atau tidak.

Masing-masing dipenuhi vitalitas dan ada banyak yang sangat nikmat. Rasa mereka juga sangat bagus.

Seperti yang diharapkan dari buah-buahan yang bisa bertahan di dunia waka yang superior dan keras, mereka benar-benar dipenuhi dengan kekuatan.

Sesekali aku mencoba untuk menciptakan kembali hal-hal yang telah aku dengar dari waka dan telah melihat kenangannya, saat ini aku hampir tidak ‘bergerak sama sekali’.

Karena maryoku di udara adalah nol, dan itu tidak bekerja dengan melepas maryoku yang melekat. Jika hanya penampilan, aku bisa meniru itu.

Kami telah mengambil sejumlah besar barang yang matang dari varietas yang berbeda dan untuk saat ini tidak ada satu pun yang berdampak buruk. Mereka semua masih hidup-ja.

“Mu, apa aku harus bergerak?” (Tomoe)

Aku Sepenuhnya memahami jumlah kekuatan mereka, aku juga memahami kebiasaan mereka dan beberapa di antaranya mulai menunjukkan gerakan yang mengatakan bahwa mereka ada dalam organisasi.

Dari kemahiran orang-orang itu, aku bisa memahami pola mereka tapi malam ini terasa agak kasar.

Mereka hanya memiliki sedikit koordinasi.

Tapi, saya adalah naga unggul, sebuah eksistensi yang bisa dihitung. Tentu saja, orang-orang yang menantangku semua termasuk kelas atas.

Berpikir tentang itu, orang-orang ini mungkin cukup kompeten.

Jika aku harus mempertimbangkan itu.

Saat ini aku hanya senang karena aku akan bisa bertarung dengan katanaku seperti samurai.

Namun, penampilan ini merupakan penampilan yang ‘terbentuk’ setelah menyelesaikan perjanjian dengan waka.

Tidak ada kesalahan jika mengatakan bahwa dibandingkan dengan sebelumnya, kekuatanku meningkat.

Waka harus melalui kesulitan dengan meminta kurcaci untuk membuat alat yang menahannya tapi, aku tidak memiliki tindakan balasan seperti itu di tubuhku.

Sekarang setelah aku memikirkannya, persiapan untuk berkelahi dengan seseorang, sejujurnya, memilih waka sebagai patokan lawan tidak akan berguna sebagai referensi.

Lebih baik aku juga tidak menghitung Mio.

Jadi begitulah jadinya … aku kasihan pada mereka.

Orang-orang ini harus menjadi mitra latihanku dalam pelatihanku untuk ‘menahan diri’.

Dua sedang berjaga-jaga dan empat orang datang untuk mencuri ya.

Aku bersyukur.

Waka menyuruhku untuk tidak membantai semua orang dan menatapku dengan mata sedikit serius. Bahkan jika aku mengacaukan penyesuaian untukku, aku masih merencanakan membiarkan kedua orang tersebut untuk menjalani hidup dengan ini.

Dari mereka berempat, dua di antaranya yang memimpin.

Mereka berencana untuk mendapatkan kereta untuk mereka dengan infiltrasi itu. Ini adalah saat yang tepat ya.

Dalam kegelapan tanpa membuat satu suara pun.

Aku berdiri di samping kereta dengan katana di tangan.

“kamu, urusan apa yang kamu miliki dengan kereta kami?” (Tomoe)

Aku akan berbicara dengan mereka dengan cara yang sangat ramah.

Mereka semua menghentikan gerakan mereka pada saat bersamaan dan tatapan mereka terkonsentrasi padaku. Seiring dengan haus darah serta kehati-hatian mereka.

Aku tidak bermaksud untuk menanamkan keributan di dalamnya dengan suara ramahku tapi, untuk memiliki pemikiran seperti itu sekarang tidak ada gunanya.

Mata ular emasku tenggelam dalam kegembiraan pertempuran. Aku menatap mereka dengan ganas.

“…”

Tidak ada kata-kata ya, aku melihat bahwa mereka hanya bercakap-cakap dengan mata mereka.

Tampaknya tidak ada ruang untuk negosiasi. Tidak apa-apa, ini yang disebut ‘no question asked’ ya. Kamu ronin bangsat * (TN: samurai yang mengembara yang tidak memiliki master)

Pengintai tidak menunjukkan tanda-tanda bergerak.

Dua yang dekat dengan kereta memiliki sesuatu yang pendek dan berkilauan di tangan mereka. Dua orang yang jauh melemparkan sesuatu tanpa suara dari tangan mereka!

Aku menangkap salah satu dari kedua pisau itu dan pisau yang satunya lagi aku menghindarinya. Untuk hal-hal yang terbang yang menimpaku, aku menggunakan sarung pedang untuk menghalangi mereka.

Ringan dan juga lambat.

Mereka bahkan tidak layak diajak bicara.

Begitu pisau berikutnya hendak mengenaiku, pisau yang telah aku hindari berbalik dan mengarah padaku sekali lagi (seperti bumerang). Dalam sudut yang praktis aku berteriak lalu menendangnya.

Aku menerima keinginannya dan tanpa menempatkan berat badanku di dalamnya, aku menendang dengan kecepatanku sendiri. Aku akan mengembalikan pisau ini ke tanganmu!

Dengan suara kusam, pria itu terbang ke langit.

Apa Aku benar-benar menahannya? Dia sudah pasti patah sekarang. Aku merasa bahwa akan sedikit buruk untuk mengayunkan katanaku tapi memang benar kalau lebih baik mengujinya.

“Fumu” (Tomoe)

Seharusnya tidak ada masalah jika aku hanya mengarahkan katanaku ke senjata mereka.

“Na !!”

Mencoba membuka jarak, aku mundur selangkah. Pada saat yang sama, aku menargetkan bagian pisau dari belati yang dimiliki orang itu dan mengayunkannya secara horisontal.

Dia benar-benar tidak bisa bereaksi sama sekali. Dia mungkin bahkan tidak menyadari bahwa aku telah melompat ke belakangnya. Dia pasti mengira aku telah menghilang. Jadi itulah alasan kenapa kamu menjadi kaku, betapa tidak terampilnya.

Suara pria itu tiba-tiba menjadi bernada tinggi karena kaget mangsanya begitu dekat dengannya.

Sepertinya dia sama sekali tidak merasa telah memotongnya. Efisiensi tubuhku dengan senjatanya terlalu bagus. eldwarfs, aku sangat menantikan saat ketika kamu mampu menciptakan katana sejati, kukuku.

Kemudian…

Dosha *

N? Suara apa itu?

Ketika aku memeriksanya, di tempat itu …

Pria yang berteriak ketakutan, bagian atasnya terbagi ‘

Di tempat itu ada garis potong dan badan bagiab atasnya hilang.

Wow, untuk berpikir itu akan seefisien ini ?!

Ini buruk! Kerusuhan akan terbawa ke empat lainnya yang tersisa. Tidak akan ada orang yang bisa berbicara dan mereka semua akan mencoba melarikan diri.

Aku tidak akan bisa menginterogasi mereka !!

Pengintai telah menjauhkan diri secara signifikan. Dengan bagaimana hal-hal yang terjadi itu mungkin menjadi suatu keributan.

Aku tidak punya pilihan. Mari kita tangkap dua yang ada disini untuk saat ini!

Aku memegang katanaku secara terbalik. Seharusnya aku melakukan apa yang dikatakan waka dan menggunakan pisau terbalik dari katana ya.

Aku memunggungi mereka tanpa rasa malu dan melarikan diri, salah satunya adalah wanita ya. Aku tidak bisa melihat wajah mereka. Mereka memiliki kain yang menutupi wajah.

Jika aku ingin menangkapnya, akan lebih baik jika itu wanita, begitulah, waka akan bahagia juga. Dengan satu tatapan sekilas aku tahu itu wanita dengan payudara besar. Itu adalah gaya yang membuat ketidaknyamanan dengan pakaian hitam yang dimilikinya.

Nah, waka mengatakan bahwa gadis-gadis itu cantik berulang-ulang bahkan saat mereka tidak seindah itu. Mungkin dia haus akan wanita.

Bahkan jika aku mengatakan itu, dia tidak meminta ‘pelayanan’ dari kami. Waka adalah orang yang misterius.

Tunggu!

Bukankah waka memanggilku hakim jahat lagi jika aku menangkap wanita?!

Tidak, jika itu waka, itulah yang akan dia lakukan!

Kuu ~! Sungguh jebakan yang cerdik. Untuk memanfaatkan perasaan yang aku miliki untuk waka.

Seperti yang diharapkan dari waka. N, tunggu. Aku merasa ada yang salah di sini …

Baiklah, jangan pikirkan hal-hal yang rumit. Untuk sekarang mari kita biarkan wanita itu melarikan diri dan menangkap yang satunya lagi.

Aku menempatkan sedikit kekuatan dan menendang tanah. Sudah jelas bahwa kecepatan kita berbeda jadi ini cukup mudah untuk dikejar.

Aku berdiri di depan yang berpakaian hitam tanpa dada dan memukulnya di perut.

Yang jaraknya agak jauh berbalik tapi aku pura-pura mengeluarkan katanaku.

Orang itu pasti melihat pemandangan beberapa saat yang lalu.

Dengan reaksi yang berlebihan ia kabur.

Fu menyenangkan, betapa hebatnya skill yang aku miliki.

Dan sekarang aku hanya perlu mendapatkan informasi dari pria ini.

Kita bisa mulai menangkap dasar dari kejahatan ini!

Fufufu, ini berjalan cukup baik-na no ja!
Load Comments
 
close