Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 182 - Kabut Di Pagi Hari

“Kalau begitu, tolong jaga diri anda Waka-sama.”

"Jaga Raidou-se-gak, Raidou-dono"

Perbatasan nasional Kaleneon.

Suatu pagi musim dingin ditutupi kabut yang begitu tebal.

Di jembatan yang tergantung di tebing, sebuah kelompok berkumpul sambil menundukkan kepala mereka ketiga orang yang akan berangkat.

Sosok belakang dari ketiganya sudah sangat tertutupi oleh kabut dan hingga menjadi bayangan.

Tidak hanya itu pagi yang dingin, di hari ini di mana bahkan kabut pun muncul, hawa dingin terasa lebih kuat. Tapi orang-orang yang melihat mereka pergi tidak menggigil sedikit pun dan bersikap tegas.

Tapi negara itu sedikit aneh.

Diantara kelompok mereka, ada banyak bayangan yang bukan milik hyumans.

"Sekarang, pada saat mereka pulang, aku harus menyiapkan laporan lain"

Dari dua yang berada di depan kelompok yang melihat mereka pergi, salah satu dari mereka mulai berbicara. Suara yang datang dari tubuh yang agak lemah dari suara seorang wanita.

Tapi sosok gadis itu bukan seorang hyuman.

“M-Mereka benar-benar akan pergi ke wilayah ras Iblis. Seperti biasa, sungguh orang yang tidak bisa diprediksi”

Satu lagi juga mulai berbicara.

Yang ini juga seorang wanita. A hyuman saat ini.

“Eva, kami kembali. Apa itu tidak apa apa? Memiliki tanaman yang bisa ditanam di musim dingin, Kamu memang mengatakan itu dengan bangganya, jadi kita akan melanjutkannya”

“Ema-san, aku memang mengatakan ada yang kupikirkan, tapi yang penting adalah tidak ada lahan yang bisa untuk ditanami. Pertama kita harus mengolah lahan baru dan mengawasi perkembangannya— ”(Eva)

“Aku sudah menegaskannya. Hambatan. Jujur saja, tindakan kalian hanya menghambat. Di masa depan, aku tidak akan menerima alasan menyalahkan musim dingin. Ah juga, aku akan mengecek tarif pajak lagi”(Ema)

“Uuuh, tentang tarif pajak, karena kita mulai pada titik di mana kita praktis tidak punya perbendaharaan nasional, kupikir saat ini, ini adalah waktu di mana kita harus menyimpan sebanyak mungkin uang negara. Tentu saja, aku menempatkan penghidupan penduduk pertama dan menempatkan tarif pajak yang ada di tingkat negara-negara besar. Aku melakukannya dengan keyakinan bahwa ini adalah metode tarif pajak yang paling normal”(Eva)

Pembicaraan antara Eva dan Ema.

Bahkan jika nama mereka mirip, tingkatan mereka tampaknya sangat berbeda.

Kebanyakan dari semua hal, hal ini pembicaraan seorang hyuman dan ras yang bukan hyuman, jadi sangat jarang bagi orang yang lebih rendah untuk menjadi orang yang berada di posisi yang lebih rendah.

“Apa yang biasa tentang pemerintahan 7: 3. Waka-sama telah melalui kesulitan mengatur warga dan mempercayakan hidup mereka pada kita, tidak peduli ras, aku tidak akan menerima kelaparan dan mati kedinginan"(Ema)

"7: 3-apa?" (Eva)

“*Sistem pajak tanah dari periode Edo* akan bekerja lebih baik dalam situasi ini. Serius, sesuatu yang sama pentingnya dengan mendapatkan negara, dan pihak yang berkepentingan yang bertanggung jawab atas putusan hanya memiliki tingkat kecerdasan ini. Aku hanya bisa menyebutnya hal bodoh. Di negara ini di mana ada campuran hyumans dan demi-human, tidak mungkin kita bisa menggunakan akal sehat dari pengembangan negara hyuman”(Ema)

"... Maaf" (Eva)

Nasehat ini yang bisa dianggap tidak masuk akal, Eva dengan jujur meminta maaf.

Karena pada saat itu dia telah mengenal wanita bernama Ema, dia telah sedikit banyaknya memahami keterampilan dan kepribadiannya.

Eva tidak mengerti arti kata-kata 7: 3 pemerintah atau sistem pajak tanah pada periode Edo, tapi Ema tentunya menilai bahwa sistem pajak yang akan dia tetapkan bukanlah yang paling tepat.

(Aku pikir ras Orc, bahkan jika nama dan tokoh mereka berbeda, mereka semua orang yang berpikiran sederhana yang didorong oleh naluri. Orc Highland, gadis-gadis itu, Aku tidak tahu di mana ras ini tinggal, tapi mereka mempunyai pengetahuan pada tingkat sarjana. Meskipun tidak sempurna, aku adalah seorang pustakawan di Akademi, namun, aku tidak bisa memegang lilin untuk orang-orang ini. Raidou-sensei, orang-orang yang mendukungmu dari belakang, benar-benar tidak ada satu pun yang normal) (Eva)

Eva diperkenalkan ke Ema oleh Makoto saat mereka tiba di Kaleneon.

"Dia orang yang baik dan bisa diandalkan." Adalah apa yang dia katakan saat dia membuat wajahnya menghadap Orc.

Eva yang telah berjanji dalam hatinya untuk membuang akal sehatnya dan berhenti berpikir bahwa hal-hal yang tidak normal, telah tekadnya hancur dalam sekejap.

Untuk berpikir bahwa akan ada adegan dalam hidupnya di mana dia akan bercakap-cakap dengan Orc, Eva tidak akan bisa membayangkannya bahkan dalam bayangan mimpinya, jadi itu tidak bisa dihindari.

Memiliki negara asalnya yang hancur, kehilangan wilayahnya, dan dikecam oleh kerabatnya; dalam kedudukan yang begitu kuat, Eva yang hampir putus asa, bertemu Raidou-Makoto - di Rotsgard, dan menghilangkan keputusasaanya.

Dengan kejadian-kejadian yang diluar akal sehatnya, begitu kesadarannya kembali, atau hanya keputusasaan baru yang mewarnai dirinya sekarang; dia mungkin belum tahu dengan jelas.

"Bagaimana dengan situasi lain?"

Ema berbalik ke punggungnya.

Di sana berdiri Lizardman bersisik biru, orc yang mempunyai Tubuh lebih besar daripada Ema, seorang kerabat bersayap putih, dan Dwarf yang memiliki tinggi yang hampir sama dengan Ema.

"... Benar. Mengesampingkan kata-kata Eva, bukankah ada tempat yang bisa direklamasi saat ini? Jika itu lahan baru untuk budidaya, kita punya cukup banyak. Juga, jika kita hanya dengan sia-sia merebut kembali tanah yang tandus, dalam keadaan saat ini dimana kita tidak dapat menghadapi mamonos, itu akan menjadi tidak berarti”

Yang pertama menanggapi adalah Lizardman.

“Berurusan dengan, seperti kamu mengacu pada level monster iblis itu? Di dalam populasi yang telah datang ke Kaleneon, ada para petualang dan mantan petualang. Dalam hal pengalaman dalam pertempuran, seharusnya ada jumlah yang wajar? ”(Ema)

Wajah Ema berubah serius pada laporan Lizardman.

“Masih banyak yang belum beradaptasi dengan lingkungan di negara ini. Juga, kami kekurangan orang dengan bakat alaminya. Setelah invasi ras Iblis, jumlah hyumans yang bisa untuk melakukan pekerjaan di lingkungan bersalju kemungkinan besar rendah. Di hal pertama, jika ada orang yang selamat dari yang tinggal di sekitar area ini, situasinya akan sedikit berbeda”

"Tidak ada?" (Ema)

“Hanya ada sedikit. Berpengalaman dalam pertempuran, bisa jadi nol. Mungkin ini sudah sampai ke telingamu juga Ema-dono, tapi orang-orang di sini ialah orang-orang yang hidup dengan mengandalkan berkah Dewi. Sangat dipertanyakan berapa banyak pengetahuan yang mereka miliki tentang hidup dalam kemerdekaan”

“... Bahkan jika kita memiliki lahan baru, keamanan akan diperlukan. Tapi ada beberapa yang bisa menjaga mamonos dengan baik, apa yang ingin kamu katakan?”(Ema)

“Begitulah. Ada beberapa petualang, pada tingkat yang hampir tidak bisa kita gunakan dengan baik. Akan lebih realistis untuk membawa lebih banyak dari luar dengan permintaan, atau meminta kami ditugaskan untuk itu. Menurut hasil penyelidikan, binatang iblis yang menghuni negara ini lebih aktif di musim dingin. Dari laporan Eva mengatakan bahwa jika kita melakukan pelatihan itu seharusnya pada waktu selain musim dingin, hasil dari penyelidikan itu kemungkinan besar tidak jauh dari kebenaran”

“Dimengerti. Kerjasama dengan pihak luar. Mengenai topik tentang membawa petualang masuk, aku akan meninggalkannya sebagai saran untuk saat ini. Tidak ada gunanya jika kita yang melakukan semuanya”(Ema)

"Mengerti. Tapi apa tidak apa-apa untuk melanjutkan pelatihan dan berjaga untuk saat ini?”

"Tentu saja. Aku akan mengandalkanmu"(Ema)

Pada kesempatan ini, Eva hampir tidak berbicara apa pun.

Tapi tidak ada ketidaksenangan di wajahnya.

Bukannya dia menyembunyikannya.

Pada saat dia telah berhubungan dengan mamonos dan Demi-human yang diperkenalkan Raidou kepadanya, dia memutuskan dalam hatinya untuk mempelajari akal sehat mereka.

Hal-hal yang mereka tuntut itu tidak masuk akal, tapi di tempat pertama, titik untuk mendapatkan sebuah negara juga berada di kelas gila dan sembrono.

Raidou dan Kuzunoha Company yang mampu mencapai prestasi itu di tanah yang benar-benar mengendalikan ras Iblis, tidak perlu mengatakan bahwa itu hanyalah abnormal.

Tapi dia adalah orang yang bergantung pada mereka, dan situasi saat ini ialah dia tidak memiliki orang lain untuk diandalkan di Kaleneon selain mereka.

Dalam hal ini, dia memutuskan untuk pindah dengan standar yang sama dengan mereka.

Itu sebabnya dia sedang belajar.

Ema dan orang lain pasti tidak memandang rendah Eva.

Mereka juga tidak menganggapnya mudah.

Mereka hanya mengambil tindakan melatihnya sebagai perwakilan negara yang tepat.

Meskipun sangat tegas.

Eva berada di tempat di mana bahkan jika dia harus istirahat, mereka tidak akan membiarkannya.

Setelah Lizardman mundur, Ema melihat ke arah Orc.

Tapi Orc yang melihatnya, menggelengkan kepalanya ke samping.

“Tidak ada yang perlu dilaporkan di pihakku. Kita terus mengumpulkan informasi tentang binatang iblis sambil mengamankan bahan makanan. Mengenai perburuan, ada titik yang berpusat pada petualang, dan kemajuannya masuk akal. Dari perspektif Ema, itu mungkin sekitar 80% dalam hal ini”

“... Jadi 20% lainnya tidak menyusul ya. Apa kamu pikir kami masih dapat meningkatkan jumlah orang yang bertanggung jawab?" (Ema)

“... Tidak akan ada masalah, tapi jika kita ingin menghindari kejadian yang tidak terduga, aku akan menyarankan kita meninggalkan beberapa. Meningkat jumlahnya tidak selalu baik. Bagi kita para wali, dan juga bagi orang-orang yang melakukan yang terbaik dalam berburu”

“Dimengerti. Aku akan mengurusnya, jadi untuk saat ini, aku akan membiarkannya menjadi tiga”(Ema)

"Diterima"

Setelah pembicaraan singkat antara Orc, selanjutnya adalah Winged-kin yang maju selangkah.

Di dalam orang-orang di sini, itu adalah orang yang mempunyai penampilan paling dekat dengan seorang manusia, tapi sayap di belakangnya meniadakan kemungkinan itu. Ada juga beberapa ciri khusus yang berbeda dari seorang hyuman. Eva sangat terkejut ketika dia mengetahui bahwa mereka adalah eksistensi berbahaya bahkan di antara Demi-human.

“Tidak ada masalah dalam keamanan perbatasan nasional. Ada penampakan orang-orang yang tampaknya menyerupai Iblis, tapi mereka belum menyerbu. Ada beberapa kasus dimana beberapa orang mengabaikan peringatan kita, berubah menjadi pertempuran. Tapi kita berhasil menghancurkan mereka. Tidak ada kerugian dari pihak kita”

"Kerja bagus. Lalu, apa jumlah personil untuk keamanan dan tugas lain yang sesuai saat ini? ”(Ema)

"Sudah cukup. Orang-orang yang bertanggung jawab atas keamanan mulai memiliki waktu luang di tangan mereka. Karena mereka sudah terbiasa, daerah mereka bisa bertanggung jawab atas peningkatan. Ini berkat pelatihan Tomoe-sama dalam teknik untuk mencari musuh. Tidak akan ada masalah dalam menempatkan beberapa tugas lain”

"Aku mengerti. Itu hal yang bagus untuk didengar. Lalu bisakah kamu merekomendasikan beberapa kandidat nanti?”(Ema)

"Dimengerti"

Kaleneon adalah negara khusus yang memiliki tebing sebagai perbatasan nasional mereka.

Keamanannya telah ditugaskan kepada Winged-kin yang memiliki kemampuan terbang, dan mereka tidak diizinkan untuk menyerang.

Untuk memasuki Kaleneon saat ini, sangatlah penting untuk memiliki izin dari Kuzunoha Company.

Dan yang terakhir melangkah maju adalah si katai.

Sebelum mengatakan apapun, dia sudah memiliki wajah yang bermasalah.

"Nah, apa yang harus aku mulai?"

"Apa penyebaran alat tertunda seperti yang diharapkan?" (Ema)

“Itu karena di Kaleneon saat ini, tidak peduli berapa banyak pengrajin seperti kita, itu tidak akan pernah cukup. Jika ada lebih banyak penduduk di sini yang mengkhususkan diri dalam elemen bumi, situasinya mungkin sedikit berbeda. Tapi kurangnya personil telah mencapai tingkat yang tidak berdaya. Meski begitu, kita berada dalam situasi di mana kita tidak dapat membawa lebih banyak personil dari pihak kita. Aku telah menyarankan ini sebelumnya, tapi apa tidak mungkin untuk memanggil Dwarf lain untuk menjadi penghuni? Ada sejumlah gunung berapi di Kaleneon, dan aku telah memeriksanya; tampaknya menjadi lingkungan yang relatif baik bagi para dwarf untuk hidup”

“Tentang hal itu, kami menunggu keputusan Waka-sama. Tapi sepertinya dia ragu-ragu karena mereka mungkin harus merekrut dari Lorel Union”(Ema)

“Aku merasa tidak enak karena mengganggu Waka-sama. Tapi kurasa Dwarf Lorel tidak memiliki ikatan dengan Union. Karena dari mana pun kita berasal, kita adalah pengrajin di hati. Bahkan jika kita mengecualikan orang-orang yang pergi ke penganut Spirit, itu tidak akan menjadi masalah jika para Dwarf sendiri menyetujui hal itu. Tidak bisakah kamu memberitahunya ini?”

“Aku akan mencoba dan melihat. Hanya itu, Waka-sama dalam keadaan itu mungkin karena itu mungkin berubah menjadi situasi di mana kita menghancurkan kekuatan nasional Lorel Union, jadi aku tidak yakin apa itu akan membantu dalam membuat dia mengambil keputusan”(Ema )

“Memang benar bahwa kita akan mengambil potensi dari negara mereka jika kita membawa mereka kesini. Dia bahkan berpikir tentang hal-hal yang sulit seperti itu. Bagaimanapun, kita kekurangan orang di pihak kita. Apa itu hyuman atau demihuman, jika ada yang tertarik menjadi pandai besi, aku ingin kamu segera memberitahuku. Armor, alat pertanian, konstruksi; ada banyak hal yang harus dilakukan”

“Aku minta maaf karena kamu telah melakukan begitu banyak pekerjaan. Aku akan mencoba mempertimbangkan setiap kandidat hari ini”(Ema)

"Aku mengandalkanmu. Kita akan mengumpulkan informasi dari ciri khusus komunitas Dwarf di Lorel dan apa pun yang mungkin terbukti berguna bagi Waka-sama yang ada di dokumen. Aku akan mengirimkannya padamu ketika kita sudah selesai”

“Itu akan sangat membantu. Kalau begitu Eva, aku pikir kamu sudah tahu tapi, kita akan tidur pada waktu yang sama seperti biasanya. Ayo kembali. ”(Ema)

Eva yang meminjamkan telinga untuk percakapan mereka dengan minat, menajamkan wajahnya pada kata-kata tiba-tiba Ema.

Setiap sisi lain telah beralih ke kota dan mulai kembali.

"Seperti biasa? Uhm ... Aku merasa seperti di tiga hari ini, aku belum tidur dengan baik. Apa itu yang kamu maksud sebagai 'tidur pada waktu yang sama seperti biasanya'? ”(Eva)

“Kamu sudah tidur dengan benar selama 1 jam. Aku telah memberimu bantuan obat sehingga kamu tidak memiliki masalah dalam kesehatan sekalipun? Apa kamu memberitahuku kamu belum mengambilnya?” (Eva)

"Aku! Itu karena aku mengambil mereka bahwa hatiku lelah tapi tubuhku anehnya energik! Sampai kapan situasi seperti ini akan berlanjut ?!” (Eva)

Eva, yang melakukan yang terbaik beberapa hari yang lalu, tidak dapat melihat akhir dari mimpi buruk ini, dia menolak pernyataan yang seolah-olah mengatakan padanya bahwa ini adalah bagaimana biasanya.

"Berapa lama? Jelas, itu akan terjadi sampai kamu cukup dewasa sehingga kamu tidak memerlukan bantuan kami. Kamu sudah dewasa dan masih belum bisa memberikan tanggapan yang tepat. Mari kita lakukan yang terbaik” (Ema)

“Tanggapan yang tepat ?! Aku disarankan rencana yang tidak masuk akal seperti itu! Di atas itu, Raidou-sensei sepertinya tidak memiliki banyak pengetahuan dalam politik dan manajemen !!” (Eva)

“Apa yang kamu coba lakukan dengan menempatkan Waka-sama sebagai perbandingan. Tidak ada gunanya. Nona, bisakah kau membelah tanah dengan tenang? "(Ema)

"..."

“Bodoh sekali. Sekarang, tegakkan punggungmu dan berjalanlah dengan ekspresi bangga"(Ema)

Ema menolak seruan Eva dan dengan cepat berjalan ke depan.

Mengejarnya, Eva berusaha sekuat tenaga untuk menegakkan punggungnya yang terasa seolah-olah akan membungkuk setiap saat.

“Eva, menjadi wakil dari suatu negara bukanlah sesuatu yang sederhana. Pengetahuan, kebijaksanaan, kekuatan. Dalam situasi di mana kita hidup tanpa terlibat dengan negara asing, kita masih bisa mencari stabilitas. Di masa depan ketika diplomasi dimulai, hal itu tidak bisa dibedakan dengan yang ini. Jika kamu tidak berkembang dengan kecepatan lebih cepat dari apa yang Ema-dono sedang atur, masa depan Kaleneon akan menjadi gelap”

“Serius. Kamu sendiri tidak memiliki daya tarik yang luar biasa yang menyatukan orang lain. Penduduk di sini adalah orang-orang yang awalnya tidak tinggal di sini, jadi menyatukan orang adalah pembicaraan yang sulit. Pengetahuan dan kebijaksanaan. Dan yang paling mudah diperoleh adalah pengetahuan. Belajar dengan putus asa”

“Hal-hal seperti bangsawan dan bangsawan; karena kamu bergantung oleh hal-hal yang ditentukan oleh warisan, kamu bertindak manja ketika berada dalam posisi mempunyai lahan. Jika kamu ingin berdiri di atas orang lain, kamu harus dapat menunjukkan pada mereka sesuatu yang layak untuk itu”

“Ini mungkin mimpi yang datang dari setengah kegilaan, tapi karena itu telah diberikan, kamu harus melakukan tanggung jawab. Menyerahlah, kamu tidak bisa melarikan diri”

Bertemu dengan Lizardman, Orc, Winged-kin, dan Dwarf; Eva menerima kata-kata bersyukur dari mereka.
Senyum masam terpampang di wajahnya.

"Mungkin akan lebih nyaman jika aku akhirnya gila seperti di waktu aku di Rotsgard" (Eva)

“Kegilaan ya. Itu mungkin bagus juga. Itu pasti akan memberimu lebih banyak tekad dan kekuatan daripada apa yang dimiliki dirimu saat ini”

“Yang penting adalah kamu memiliki kekuatan yang sesuai dengan penguasa dan mampu membuat keputusan. Tidak perlu waras untuk itu. Bukankah itu baik-baik saja?”

“Hasilmu bisa mengecewakan Waka-sama. Bahkan jika kamu harus menjadi gila, kamu harus menunjukkan hasil yang bagus”

"Tidak peduli bagaimana kamu berakhir, kamu akan jatuh ke dalam situasi yang sama, jadi bukankah kewarasan memainkan bagian besar dalam kebahagiaanmu?"

Kata-kata tanpa ampun terdengar angin lalu.

“Semuanya, tolong jangan merusak Eva-san. Gadis ini akan membawa Kaleneon dan mengangkatnya. Dia adalah orang yang telah melakukan kontrak semacam itu dengan Waka-sama. Untuk membuatnya lebih mudah dengan menjadi gila adalah— “ (Ema)

"Tidak mungkin aku mengizinkannya"

Kata-kata terakhir yang berasal dari Ema semuanya tercermin di mata orang lain yang diarahkan pada Eva.

Eva menggantung kepalanya.

Membangkitkan negara yang hancur.

Itu sebuah keajaiban.

Namun, ihal tu sudah dikabulkan.

Kemudian, harga itu, kompensasinya; tidak peduli apa pun itu, dia harus membayarnya.

hal ini telah berubah menjadi sesuatu yang tidak bisa dipercaya.

Memikirkan itu, Eva berjalan sambil melihat ke depan.

Jika dia bertemu dengan dirinya yang dulu, dia merasa ingin mengatakan pada dirinya sendiri untuk melihat dengan baik pada kenyataan.

Dia menyimpan sedikit kekesalan padanya.


◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆


Kabut tebal masih menyelimuti sekitarnya.

Sudah mengetahui bahwa ini bukan kejadian aneh di sekitar bagian ini, gadis itu berpikir bahwa akan lebih baik jika kabut tidak muncul hari ini dari semua waktu.

Menyilangkan lengannya, dia menunggu para tamu.

Di sisinya ada raksasa dengan empat lengan, dan persis seperti dia, dia diam-diam berdiri di sana.

Di belakang mereka, ada prajurit Iblis elit berbaris bersenjata lengkap.

Sebuah kedutaan.

Raksasa itu membuka mata yang tertutup dan melihat ke depan.

"Mereka sampai?"

"Kelihatannya begitu. Ada tiga orang"

"Akan lebih baik jika kita memiliki pandangan yang lebih jelas, hari ini dari semua waktu"

"Benar. Kami akan menyambutnya , namun, memiliki pandangan kami yang buruk ini membuatku merasa tidak nyaman”

"Tamu ya."

“Memanggilnya Iblis itu kasar, kan? Sepertinya waktu itu bukan niatnya yang sebenarnya. Kupikir itu akan tepat untuk memanggilnya Raidou"

"Benar. Io, biarkan aku memberitahumu untuk berjaga-jaga. Jangan membuat masalah apa pun sampai kita sampai di ibukota, oke?”

“Aku membalas kata-kata itu kembali kepadamu, Rona. Setelah ditangani dengan mudah, tidak mungkin aku punya permusuhan atau hal seperti itu. Aku hanya merasa ketakutan" (Io)

"Ini adalah tingkat bahwa Ace Jenderal kita telah menyuarakan ketakutannya. Selain itu, untuk beberapa alasan, kita menemui mereka tepat di pusat wilayah kita" (Rona)

Rona menghela nafas.

Dia yang biasanya melakukan hal khusus mengumpulkan informasi, membiarkan kelemahannya dengan tamu yang tidak bisa dia pegang.

Dia tidak menunjukkan ini pada orang yang dipertanyakan melalui kekuatan kepribadian. Bahkan dia menunjukkan sedikit kelemahan di bagian ini di mana mereka belum melakukan kontak.

“Itu sekitar beberapa puluh kilometer dari tempat Reft menghilang di sana. Dia tidak ingat apa yang terjadi di tempat itu, dan pengintaian Kaleneon juga ..." (Io)

"Tidak ada hasil. Paling-paling, kita hanya tahu bahwa ada tebing di mana dulu tidak ada. Juga tidak diketahui apa ada jembatan yang dipasang atau tidak” (Rona)

"Ada korban di pasukan kita, kan?" (Io)

“Orang-orang yang kuat telah dihancurkan. Seluruh unit hilang, jadi kita tidak tahu apa yang terjadi. Sulit untuk berpikir bahwa mereka adalah orang-orang yang terlibat dalam hal ini, tapi waktunya terlalu pas” (Rona)

“Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah menunggu ingatan Reft untuk memulihkannya. Selama tidak ada bahaya yang nyata, Kaleneon bukanlah tempat dengan nilai penting bagi kita. Tidak perlu menambah kehancuran dengan menusukkannya” (Io)

“Ini memalukan tapi begitulah. Saat ini kiya tidak punya pilihan selain meninggalkannya" (Rona)

(... Aku akan sedikit mengganggu dari luar pasukan) (Rona)

Rona menambahkan ini di dalam pikirannya.

"Tapi jika mereka terlibat dengan kelainan Kaleneon seperti yang kamu katakan, dan di atas itu, mereka meminta kita bertemu dengan mereka di tempat yang dekat dengannya ..." (Io)

"..."

“Kuzunoha Company, dan juga Raidou; mereka akan menjadi sekelompok yang licik. Orang itu tidak tampak seperti tipe licik” (Io)

"... Ya. Sepertinya dia telah membuat pilihannya" (Rona)

Io dan Rona memperbaiki postur mereka.

Dari kabut, tiga bayangan muncul dan sosok mereka segera terlihat.

"Apa kita membuatmu menunggu lama?"

Pria di bagian tengah memandang Io dan Rona, dan mengatakan ini dengan meminta maaf.

"Tidak. Dalam hal waktu, saya akan mengatakannya anda tiba lebih awal. Selamat datang, Raidou-dono. Dan juga teman-teman anda. Karena alasan keamanan, kita tidak dapat memberikan layanan teleportasi pada anda. Saya berterima kasih atas pengertian anda dalam hal itu. Dari sini masih ada jarak yang cukup jauh, tapi kita akan bertanggung jawab dalam membimbing Anda. Maaf untuk pengantar terlambat, saya Io. Saya melayani di bawah Raja Iblis sebagai Jendral Iblis" (Io)

“Kamu sudah tahu tapi biarkan aku melakukannya lagi, aku Rona. Sama seperti Io, saya adalah salah satu Jenderal Iblis. Sudah lama, Raidou. Kami telah menunggu dengan cemas untuk pertemuan Anda dengan Raja kita. Saya berterima kasih telah menerima permintaan yang tidak masuk akal ini dari kami. "(Rona)

Berbeda dengan kata-kata Io, Rona memberi salam terang.

Ekspresinya juga serius dan lurus, dan senyumnya lembut.

“Perwakilan Kuzunoha Company, nama Raidou. Senang berkenalan dengan Anda. Ini adalah teman-teman yang saya sebutkan sebelumnya, Mio dan Shiki"(Makoto)

“Mio-desu. Senang bertemu denganmu. ”(Mio)

“Shiki. Senang berkenalan dengan Anda. "(Shiki)

Setelah Raidou melakukan pengantarnya, dua lainnya di sisinya membuat pengenalan ringan juga.

Gadis berambut hitam mengenakan kimono hitam memperkenalkan dirinya sebagai Mio dan tampak agak dingin.

Pria berambut merah yang mengenakan jubah putih itu murung dan tenang. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Shiki dengan senyum. Pengenalannya juga memiliki sikap yang penting.

“Baiklah, itu akan menjadi perjalanan memakan waktu sehari. Mari kita berangkat" (Io)

Dengan kata Io sebagai sinyal, pasukan iblis mengatur formasi mereka.

Di wilayah ini di mana Hyuman tidak melangkah selama beberapa dekade, dan wilayah yang tak dijaga lebih jauh di luar itu belum tiba; Perwakilan Kuzunoha Company, Raidou, membuat satu langkah disana.

Load Comments
 
close