Konjiki no Moji Tsukai Chapter 220 - Kebenaran Di Balik Kontrak Roh

"Kontrak ? Apa yang baru saja kau katakan ?" (Hiiro)

Hiiro berteriak pada Hoozuki. Nah, tiba-tiba mengatakan sesuatu seperti mengontrak roh benar-benar membuat orang terkejut.

Namun, pembicaraan Hoozuki belum berakhir.

"Ya. Kontrak. Dengan Roh. Ini" (Hoozuki)

".... Apa apaan ? Jika aku ingat apa yang kau katakan beberapa waktu yang lalu, Vessel Humas dan Evila biasanya terlalu kecil sehingga kontrak tidak mungkin, kan ?" (Hiiro)

Jika mereka membuat kontrak dengan roh, mereka akan dihancurkan oleh kekuatannya dan akan lumpuh seumur hidup.

"Tentu saja, jika itu adalah orang normal maka dia mungkin tidak bisa menanggung beban sepenuhnya, dan akan menemui kematian jiwanya. Jika kita berbicara dengan orang normal, itu ...." (Hoozuki)

"..... Jelaskan lebih lanjut" (Hiiro)

"Masih belum ngerti ? Ini sangat sederhana. Saat menggunakan Red Qi, kamu memanipulasi dua jenis kekuatan. Red Qi pada awalnya adalah untuk keturunan campuran ... Dengan kata lain, tidak mungkin untuk digunakan jika orang tersebut tidak mengandung jiwa dari dua ras" (Hoozuki)

Hiiro sudah tahu ini. Dia memperoleh informasi setelah mempelajari "Four Word Chain" di pikirannya.

"Menggabungkan dua kekuatan berbeda sangat sulit .... bahkan bagiku, menggunakannya secara normal itu sulit. Menjadikan semi-campuran benar-benar memiliki keunggulannya" (Hoozuki)
"Aku tahu itu. Apa yang ingin aku dengar ialah, kenapa kau menyarankan padaku, yang bukan ras dan tidak memiliki Vessel untuk jiwa lain, untuk membuat kontrak ?" (Hiiro)

Hoozuki menghela nafas panjang sementara secara tidak langsung mengelus janggutnya.

"...... Kamu yang awalnya manusia murni bisa menangani Red Qi. Itu menandakan bahwa, Kau memiliki disposisi yang sama dengan keturunan campuran" (Hoozuki)

"..... Hah ? Tunggu bentar. Lalu, setengah campuran juga bisa membuat kontrak dengan roh juga ?" (Hiiro)

Hiiro mencapai kesimpulan itu berdasarkan cerita saat ini.

"Hanya jika tuan rumah tidak memiliki darah beastmen di pembuluh darah mereka" (Hoozuki)

".... Aku ngerti. Karena orang yang memiliki darah beastmen sudah memiliki Roh yang tertidur di dalam mereka, jadi tidak mungkin bagi mereka untuk membuat kontrak dengan yang lain, kan ?" (Hiiro)

"Tepat. Jadi adalah mungkin jika orang itu adalah setengah humans dan setengah iblis. Tentu saja, tidak semua dari mereka bisa membuat kontrak. Mereka hanya terbatas pada mereka yang setidaknya menguasai Red Qi" (Hoozuki)

"Aku ngerti. Itu cerita yang sangat menarik yang kau katakan di sana" (Hiiro)

Setengah campuran dianggap tabu dan telah dipandang rendah sampai sekarang karena mereka tidak diberikan Teknik binding atau sihir. Keberadaan yang persis berbeda. Dan karena alasan ini, mereka dihina.

Tapi dengan ini, keberadaan keturunan campuran sekarang bisa dilihat dalam cahaya baru. Itu adalah Red Qi. Jadi bisa dikatakan, jika mereka memiliki kendali penuh atas kekuatan mereka, maka mereka akan menjanjikan.

Juga, jika mereka mampu menguasai Red Qi sampai tingkat tertentu, maka mereka bisa membuat Kontrak Roh. Jika mereka membuat kontrak dengan roh berpangkat tinggi seperti Shishiraiga dan Yukiouza, bahkan mungkin bagi keturunan campuran untuk mendapatkan kekuatan dan melampaui ras lain.

(TN Catatan: Kelihatannya nama lengkap Shishi disebut Shishiraiga, karena Yuki adalah Yukiouza)

(Yah, ada kelebihan dan kekurangan di masing-masing dari mereka, tapi ini benar-benar menarik. Namun, tetap saja, wajah kelompok setengah campuran pasti akan berubah pucat ketika mereka mendengar cerita ini)

Hiiro bertemu dengan party seperti itu di tengah perjalanan. Dia dibuat untuk mendengar bahwa ras setengah adalah ras lemah dan kotor yang seharusnya tidak punya apa-apa. Shamoe yang juga saudara-saudara mereka dibuat untuk mendengar bahwa pengalaman seperti itu telah dilakukan dengan sangat baik di masa lalu.

Tapi dalam kenyataannya, setengah campuran benar-benar memiliki kekuatan khusus untuk mereka. Tentu saja, itu tidak bisa dilakukan jika mereka tidak mengangkat kekuatan mereka, tapi tetap saja, itu adalah perbedaan besar bagi mereka yang tidak memiliki apa pun untuk memulai.

".... Yah, aku bagus tentang bagian setengah campuran. Yang aku khawatirkan adalah, apa aku yang bahkan bukan setengah campuran bisa benar-benar membuat kontrak atau tidak" (Hiiro)

Karena dia belum mendengar bagaimana hasilnya jika dia membuat kontrak, Hiiro menjadi gelisah.

"Apa, kamu tidak percaya pada kata-kata Raja Roh ?" (Putri)

"Bisakah aku benar-benar mempercayai kata-kata orang yang baru saja kutemui ?" (Hiiro)

Berhentilah berbicara sambil setengah tidur adalah apa yang ingin dia katakan. Jika seseorang mempercayai kata-kata seseorang yang baru saja dia temui, pasti ada sesuatu yang salah di kepalanya.

"Hohoho, kamu tentu benar tentang itu. Lalu, bagaimana dengan tes ?" (Hoozuki)

Setelah dia mengatakan itu, dia meninggalkan tempatnya dengan santai. Hiiro juga berdiri, dan mengalihkan pandangannya ke Nikki dan yang lainnya.

"Jangan bilang, yang akan aku buat kontrak adalah kau ?" (Hiiro)

"Hohoho, akan sangat dihargai jika aku melakukannya" (Hoozuki)

"Kenapa tidak ?" (Hiiro)

“Aku saat ini hanya memiliki kekuatan yang tersisa hanya untuk mempertahankan kontrak ..." (Hoozuki)

Hiiro bisa menceritakan situasi saat dia melirik wajah Nina yang diwarnai kesepian, mirip dengan apa yang dimiliki lelaki tua itu sekarang. Merasakan keadaan mendalam yang terlibat, dan karena itu tidak masalah baginya, dia mengubah topik pembicaraan.

“Jadi, dengan asumsi bahwa aku bisa membuat, siapa yang akan membuat kontrak denganku ? Tentunya, kau tidak berbicara tentang wanita ular berisik itu beberapa waktu yang lalu, kan ?" (Hiiro)

Hiiro mengatakan dengan jijik. Dia berpikir bahwa dia dan sang putri agak tidak cocok, sampai-sampai mereka pasti akan bertengkar ketika mereka bertatap muka.

"Hohoho. Yah, selama dia menyukainya, lalu kenapa tidak ?" (Hoozuki)

"Beri aku istirahat" (Hiiro)

"Merasa lega. Pasanganmu bukan putri" (Hoozuki)

Hiiro merasa lega mendengar kata-kata itu. Jika dia membuat kontrak dengan sang putri, dan bersama dengannya untuk waktu yang lama, dia pasti akan memarahinya lebih dari Lilyn.

"Lalu siapa ?" (Hiiro)

"Tenn disini" (Hoozuki)

Saat dia berkata begitu, dia meletakkan tangannya di atas kepala monyet yang sibuk. Kelihatannya jarak aku ke Tenn berkurang, bukan karena aku mendekatinya sendiri.

".... Eh, Eeeeh !? A-kuuu !?" (Tenn)

Nampaknya Tenn tidak mengharapkan ini, karena dia terlihat lebih terkejut daripada aku.

"Kamu tidak menyukainya ? Tidakkah kau memberi tahu aku sesuatu seperti ingin keluar dan tumbuh lebih kuat sejak dulu ?" (Hoozuki)

"Eh ..... ah, yah, aku memang mengatakan itu tapi ...." (Tenn)

Melihatnya melirik Hiiro, dia sepertinya mengevaluasi dia.

"Selain itu, peluang ini mungkin tidak akan datang lagi di masa depan. Apa kamu akan menerimanya atau tidak ?" (Hoozuki)

"Uu ...." (Tenn)

"Lebih jauh lagi, ini Hiiro yang diakui oleh seluruh dunia sebagai cahaya mereka yang bersinar ?" (Hoozuki)

"Uuu ~" (Tenn)

"Kamu bahkan, tidakkah kamu samar-samar merasakannya ?" (Hoozuki)

"......." (Tenn)

Seperti yang aku pikirkan, dipuji dalam situasi ini terlalu memalukan bagiku. Tetap saja, aku harus mengatakan ini.

"Oi, aku belum mengatakan apa-apa tentang menyetujui untuk membuat kontrak" (Hiiro)

"Hmmm, kamu tidak menyukainya?" (Hoouki)

"Tidak ..... Daripada itu ceritakan dulu apa yang akan terjadi jika aku membuat kontrak" (Hiiro)

Selain itu, aku tidak akan bisa menerimanya jika aku disatukan dengan monyet.

"Oh ya, benar. Berbicara tentang kontrak, apa yang pertama kali terlintas dalam pikiranmu ?" (Hoozuki)

"Jangan kembalikan pertanyaan itu padaku ... Baik. Sebuah kontrak ..... Dengan itu, tidakkah kamu bisa mendapatkan kemampuan untuk menangani roh seperti Beast King ?" (Hiiro)

Dengan kata lain, seperti <Teknik Binding>, kau sekarang bisa menggunakan kekuatan atribut, selain memanggil roh itu sendiri.

Namun, Hoozuki menyangkal jawaban Hiiro.

"Salah. Sebenarnya, makna kontrak itu berbeda dari Beastmen. Beastmen sudah bisa menunjukkkan kekuatan mereka sendiri yang telah mereka miliki sejak awal. Namun, dalam kontrak ini, penting bagi orang yang memainkan peran utama untuk memberikan sesuatu yang akan bertindak sebagai perantara saat membuat kontrak" (Hoozuki)

"Perantara ?" (Hiiro)

Dengan kata lain, untuk mengubah posisi Hiiro dan Tenn, Hiiro Pertama menunjukkan barang-barangnya, kemudian dicap dengan darah sebagai tanda kontrak satu sama lain. Kemudian kekuatan hidup dan sihir akan mulai mengalir melalui darah pada saat yang sama.

Apa yang mereka harus berhati-hati di sini, adalah bahwa aliran kekuatan mereka harus sepenuhnya sama satu sama lain. Dan orang yang memainkan peran utama harus memadukan kekuatan dalam keseimbangan yang baik. Sederhananya, itu pesona. Jika berhasil memikatnya, Roh akan bisa tinggal di benda dan mendukung tuan rumah dengan kekuatannya.

"Aku mengerti. Maka kontrak akan ditetapkan jika aku berhasil memikat kekuatan melalui perantara dengan baik" (Hiiro)

"Tepat. Dan dari perantara itu, itu akan menjadi kunci yang menghubungkan Roh dengan kontraktor" (Hoozuki)

"Dan, bagaimana jika aku gagal ?" (Hiiro)

"Hmmm ~ yah, kamu akan mati jika kamu tidak beruntung. Oh ya, perantaranya juga akan hilang" (Hoozuki)

Jangan katakan sesuatu yang buruk seolah-olah kau hanya melemparkan permen! Itu kematian, Kau tahu ! Kematian !

Tapi jika segala sesuatunya berjalan dengan baik, aku akan bisa memperoleh kekuatan Roh. Selain itu, peringkat tinggi pasti patut dicoba.

Diperlukan konsentrasi yang cukup untuk menggabungkan kedua kekuatan. Hiiro percaya diri dalam menggunakan Red Qi, tapi belum bisa memanfaatkan kemampuan maksimalnya.

Kontrak harus membiarkan seseorang yang tidak kau kenal berbagi kekuatannya sendiri melalui kontrak. Kesulitan itu tidak masuk akal. Hiiro memahami alasannya dengan baik kenapa orang lain tidak bisa dengan mudah membuatnya.

"Aku lupa bertanya, apa ada yang bagus sebagai perantara ?" (Hoozuki)

"Hmm? Tidak mungkin, kan ?" (Hiiro)

"Itu roh yang bisa memutuskannya, tapi secara umum, itu harus menjadi sesuatu yang memiliki nilai kebaikan yang besar bagi tuan rumah untuk roh untuk disukai" (Hoozuki)

"Aku mengerti" (Hiiro)

Setelah itu, Hiiro baru ingat apa yang cocok dengan barang-barang pribadinya untuk saat ini.

"Pedang ini !" (Tenn)

Semua orang memalingkan pandangan mereka ke orang yang mengatakan itu.

"Apa ada yang salah dengan pedang, Tenn ?" (Hoozuki)

Hoozuki mewakili semua orang bertanya kepadanya dengan khawatir.

"Tidak, maksudku adalah, jika aku membuat kontrak dengan orang itu, maka pedang itu bagus untukku !" (Tenn)

Dia nampaknya menunjuk ke Rending Blade Hiiro ・ Zangeki.

"Aku bisa merasakan hasratku berdenyut untuk diarahkan ke katana itu. Jika pedang itu, maka kau tidak akan punya masalah dalam hal kompatibilitas denganku !" (Tenn)

"Hohou, hanya itu yang dikatakan Tenn. Bagaimana ini, Hiiro ? Apa kau akan mencobanya ?" (Hoozuki)

"Bisakah kamu tunggu bentar ?" (Hiiro)

Hiiro menyatakan pada Tenn dan yang lainnya sekali lagi.

"Apa itu ?" (Tenn)

"Apa kamu tidak berlebihan memaksakan ini padaku ?" (Hiiro)

Tenn kemudian meminta sesuatu kepada Hoozuki, lalu dia mengangguk sebagai penegasan.

"Tentu saja. Tapi apa perantara host sesuai atau tidak tergantung pada keinginanmu" (Hiiro)

Tenn menyetujui dengan anggukan dan menatap Hiiro.

"Aku ingin keluar dan berlari dengan liar kapan saja dan di mana saja aku mau. Namun, aku juga tidak ingin dipercayakan ke bajingan ini seumur hidup" (Tenn)

"....." (Hiiro)

Hiiro balas menatap Tenn, mengamatinya. Keseriusan tercermin di mata itu, tanpa tanda-tanda keraguan.

"Yah, apa yang akan kau lakukan ?" (Hiiro)

Memperkuat tekadnya, Tenn kemudian menyatakan ke Hiiro.

"Buktikan kepadaku jika kau benar-benar layak menjadi tuanku di sini, sekarang dan saat ini juga! Jadilah lawan aku, Mata empat sialan !" (Tenn)

Hatinya akhirnya siap. Dia juga memahami keluhannya juga. Tidak ada yang mau membuat kontrak dengan orang yang tidak berguna. Jika demikian, maka kontrak itu mungkin sesuatu yang berat bagi mereka.

Oleh karena itu, Hiiro tidak menggigit ejekan Tenn, dan bahkan Tenn juga tidak bergeming, menilai bahwa sesuatu yang sepele seperti itu tidak akan membuktikan apa pun kecuali ketidakberdayaan mereka.

Pada awalnya, Hiiro berpikir bahwa mereka memaksakan kontrak dengan monyet yang nampaknya bodoh, tapi dia nampaknya telah menarik minatnya secara tak terduga.

Oleh karena itu citra kecilnya menjadi besar secara instan, memberinya sedikit kejutan.

Mendapatkan kekuatan Roh tidak lain adalah kesempatan langka. Setelah pertempuran melawan Shishi liger, dengan komposisi terdiri dari 'Elemen Anti-Sihir', dia mencari tindakan balasan untuk itu dan menemukan Grand Red Aura, dan jika dia mendapatkan kekuatan Roh, maka kemungkinan menguasai Grand Red Aura ke tubuhnya akan lebih mudah.

Karena Roh memainkan peran besar dalam Red Qi, siapa pun bisa menilai bahwa ini adalah jasa besar baginya.

Meskipun agak mengejutkan bahwa lawannya adalah monyet kecil, dia masih merupakan roh peringkat tinggi. Selain fakta bahwa Raja Roh mengenali kekuatannya, dia juga mengatakan bahwa dia memenuhi syarat untuk menjadi pasangannya. Bagi kepala Perlombaan Melihat Semua untuk bertindak sebagai pendukungnya benar-benar suatu kehormatan.

"... Menarik. Aku akan menghancurkanmu, dasar monyet sialan !" (Hiiro)

Percikan api mucul di atas tatapan pria dan hewan itu.

Merasa bahwa pikiran mereka telah ditetapkan dan tidak bisa dihentikan lagi, Hoozuki menyatakan,

"Karena kamu akan bertarung, aku hanya akan membuat penghalang di sini" (Hoozuki)

Hoozuki membimbing mereka ke tempat terbuka. Di sana, adalah putri yang telah pergi lebih awal karena dia memiliki beberapa urusan untuk diambil, menanyakan pada mereka alasan kenapa mereka datang. Saat Hoozuki memberitahukan alasannya, sang putri terkejut dan berbalik dengan 'Hmph !' Ke Hiiro.

"Ketika manusia membuat kontrak ... mereka mati jika mereka gagal, kau tahu ?" (Hoozuki)

"Diam. Aku akan melakukan apa yang aku inginkan" (Putri)

Dengan fakta bahwa mendapatkan kekuatan Roh akan membuatnya mendapatkan kemampuan untuk menggunakan Grand Red Aura, Hiiro dihidupkan kembali.

Hoozuki kemudian mengangkat kedua tangannya ke langit, menyebarkan kekuatan sihir dalam bentuk seperti kubah.

"Kamu bisa melakukannya tanpa menahan diri di sini" (Hoozuki)

Mungkin itu adalah sejenis penghalang magis yang mengembalikan apa pun yang rusak di dalamnya seperti dulu. Sejujurnya, Hiiro diam-diam menginginkan kekuatan penghalang sihir Hoozuki lebih dari kekuatan Roh.

Bagaimanapun, dia tidak punya niat untuk kalah dalam pertarungan ini sama sekali. Hiiro tidak tahu seberapa kuat monyet itu, tapi ia menganggapnya sebagai keberadaan yang setara dengan Shishi.

Tapi tidak peduli lawan macam apa yang akan dia hadapi, dia memiliki Word Magic serba guna sebagai senjatanya. Bahkan jika lawan bisa menggunakan segala jenis serangan, selama dia tidak melakukan kesalahan, dia akan menang.

Menampilkan mode tempurnya membuat Hoozuki mengatakan dengan terkejut.

"Ah, ngomong-ngomong, kamu tidak akan bisa menggunakan sihir di dalam pembatas yang kamu tahu ?" (Hoozuki)

........ Eh ?

——————————————————————————
Ya, itu bukan puteri ..... Namun, sepertinya itu tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Load Comments
 
close